Hutan Kota Sarolangun Bakal Dijadikan Wisata Edukasi

  • Whatsapp
banner 468x60

NEWSJAMBI.COM, SAROLANGUN – Dinas Lingkungan Hidup (LHD) Kabupaten Sarolangun bersama seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sarolangun menggelar kegiatan gotong royong bersama dalam membersihkan kawasan hutan kota sarolangun, Jumat (17/06/2022).

Dari pantauan dilapangan, ratusan pegawai antusias melaksanakan kegiatan tersebut sejak pagi sekitar pukul 08.00 wib hingga 11.00 wib, dengan menyisiri kawasan hutan kota sarolangun di Komplek Perkantoran Bupati Sarolangun sehingga terlihat bersih, indah dan nyaman.

Bacaan Lainnya

Kadis LHD Sarolangun Kurniawan mengapresiasi atas partisipasi dari seluruh OPD dalam melaksanakan kegiatan pembersihan ini serta juga dukungan dari masyarakat RW 05 Kelurahan Sarkam yang juga ikut terlibat peduli dengan keberadaan hutan kota Sarolangun ini.

“Kita terima kasih dengan kawan-kawan OPD atas dukungan kegiatan hari ini, serta juga masyarakat di sekitar sini yang peduli akan hutan kota kita ini,” katanya kepada media ini.

Ia menjelaskan bahwa hutan kota Sarolangun ini kedepan akan diwacanakan menjadi sebagai kawasan wisata edukasi bagi masyarakat sarolangun, khususnya bagi para pelajar atau anak-anak sekolah mulai dari tingkat TK, SD, SMP hingga SMA sederajat.

“Kita akan dijadikan kawasan edukasi yang kita perkenalkan untuk adik-adik kita yang masih sekolah tentang flora yang ada di hutan bahwa kondisinya seperti ini. Setiap pohon kita akan diberikan lebel nama sesuai dengan pohonnya,” katanya.

Selain itu, kata dia bahwa hutan kota Sarolangun dengan luas lebih kurang 9,8 hektar ini secara bertahap akan dilengkapi fasilitas umum, seperti jembatan, MCK, Tempat duduk dan sebagainya.

“Saat ini hanya ada fasilitas olahraga berupa jogging track, nanti kita akan lengkapi fasilitas,” katanya.

Jika nanti sudah berjalan, pihaknya akan melakukan kerja sama dengan pihak ketiga dan melibatkan masyarakat di sekitar Kelurahan Sarkam.

Untuk awal ini ia meminta bantuan petugas satpol PP untuk mengawasi orang-orang yang masuk ataupun keluar dari hutan kota sarolangun, karena dikhawatirkan pada siang ataupun malam hari, kawasan hutan kota Sarolangun disalahgunakan oleh masyarakat.

“Program ini bapak penjabat bupati Sarolangun sangat respon sekali dan mendorong apa yang kita usulkan untuk dijadikan kawasan hutan edukasi,” katanya.(*)

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.